Siapkan diri untuk comeback-nya Carly Rae Jepsen, karena ia sudah menyiapkan single ‘Party For One’ sebagai single baru. Sang pencetak barisan bop keren ini memang sebelumnya sudah memberi teaser akan proyek barunya ini dengan memposting foto di media sosial dengan caption, “party for one.”

Foto yang menampilkan dirinya di atas tempat tidur dengan sepotong pizza dan kucingnya tersebut sontak mengundang spekulasi tentang apa sebenarnya arti foto. Tanda-tandanya seperti sebuah lagu baru tapi tidak ada konfirmasi jelas, sehingga membuat bingung fans.

View this post on Instagram

TOMORROW #PartyForOne

A post shared by Carly Rae Jepsen (@carlyraejepsen) on

Syukurlah pada tanggal 31 Oktober, spekulasi terjawab karena juga melalui media sosial CRJ mengungkap cover-art dan juga tanggal rilis untuk single barunya yang tentu saja berjudul ‘Party For One’. Single rencananya dirilis tanggal 1 November (atau 2 waktu Indonesia).

Dengan mengusung konsep hitam putih, sepertinya CRJ terinspirasi oleh kultur mod, lengkap dengan rambut bop blonde dan pakaian yang chic. Memang belum bisa diketahui apa sajian atau tawaran CRJ, tapi menilik cover-art ini boleh jadi sang bintang berusia 32 tahun punya bop offbeat yang cerdas lain untuk kita. Ditunggu saja, ya.

UPDATE

Bisakah kita tasbihkan Carly Rae Jepsen sebagai Ratu Bop bubbly masa kini? Setidaknya jika menilik sajian-sajian sang popstar, termasuk yang paling baru ini, ‘Party For One’. Ditulisnya bersama dengan Tavish Crowe, banger ini berbicara tentang merayakan diri sendiri meski sedang patah hati, karena mencintai diri sendiri lebih penting dibandingkan mendamba perhatian dari orang lain.

Party for one/ if you don’t care about me/ I’ll just dance for myself/ Back on my beat,” nyanyi CRJ di chorus-nya yang catchy, sementara beat cerah meminjam electropop dan synthpop sebagai usungan. Dengan komposisi-nya yang renyah ini, mudah saja untuk menyukai ‘Party For One’, bahkan selepas sekali dengar saja.

CRJ ternyata juga menghadirkan lagu sekaligus dalam versi video musik, yang berseting di sebuah hotel di kota New York, di mana ia dan banyak orang lainnya yang mengatasi rasa patah hati mereka dengan cara yang berbeda-beda.